Pemikiran Filsafat Timur (Advaita, Visisthadvaita dan Dvaita)

Pemikiran Filsafat Timur (Advaita, Visisthadvaita dan Dvaita)


#) PERBEDAAN DAN PERSAMAAN PEMIKIRAN ADVAITA (SANKARA), VISISTHADVAITA (RAMANUJA) DAN DVAITA (MADHVA).

Perbedaan :
Permikiran Madhva :
  • Tuhan adalah realitas yang merdeka yang bersifat abadi
  • Dunia merupakan realitas yang menentukan
  • Manusia dengan Tuhan adalah satu kesatuan, tetapi manusia lebih cendrung terikat dengan duniawi
  • Pembebasan dapat dilakukan dengan jalan bhakti yoga
  • Jiwa dan materi adalah relitas yang relatif yang berbeda satu dengan lainnya dan tetap tergantung kepada Tuhan karena Tuhan adalah realitas yang absolut.
Pemikiran Ramanuja
  • Tuhan merupakan relitas yang bersifat organik artinya relitas ini satu tetapi belum lengkap jika bagian-bagiannya belum digabungkan
  • Dunia dengan manusia ada saling ketergantungan, jika ada salah satu yang rusak maka keseimbangan akan terganggu.
  • Manusia dan dunia merupakan relitas Tuhan
  • Pembebasan dapat dilakukan dengan melaksanakan bhakti yoga sehingga pembebasan itu merupakan penyatuan antara atman dengan Brahman akan tetapi masih mengenal individu.
Pemikiran Sankara
  • Tuhan merupakan ralitas yang absolut, keberadaan manusia itu adalah maya karena manusia dan dunia adalah cerminan dari Brahman.
  • Jalan pembebasan adalah melalui jnana Yoga
  • Konsep maya dari advaita adalah bahwa maya tidak dapat dipisahkan dari Brahman tetapi dapat dibedakan dari diri-Nya.
  • Dunia bukanlah penciptaan tetapi ilusi dari Brahman  dunia ini dianggap nyata oleh orang yang tidak menyadari Brahman.
  • Dalam keadaan bebas atman identik dengan Brahman
  • Brahman adalahh tanpa atribut.

Persamaan
  • ketiga pemikiran itu setuju bahwa Tuhan adalah realitas yang kekal
  • Tuhan tidak tergantung pada apapun, melainkan manusia dan dunia yang tergantung pada Tuhan. (Sankara dan ramanuja)
  • Ramanuja dan Madhva memandang Narayana sebagai Tuhan tertinggi
  • Madhva dan ramanuja menganggap pembebasan manusia hanya melalui jalan bhakti
  • Ketiga pemikiran itu setuju bahwa atman bersifat murni
  • Ketiganya setuju bahwa jiwa individu tidak diciptakan oleh Brahman tetapi merupakan bagian terkecil dari Tuhan itu sendiri
  • Ketiganya setujua bahwa ketidakperdulian (avidya) yang menyebabkan atman melupakan sifatnya yang murni dan karena pengidentifikasian yang salah maka pikiran, tubuh dan ego sehingga akan terjerumus kedalam keterikatan dan penderitaan.
  • Ketiganya setujua bahwa untuk membebaskan dari kertetikatan maka dilakukan dengan jalan mempelajari kitab suci dan melakukan pekerjaan tanpa pamrih dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Brahman dengan Meditasi dan doa.
Filsafat vedanta merupakan filsafat yang mengulas tentang akhir dari Veda. Berbagai tulisan keagamaan merupakan interpretasi yang diperluas dan dikembangkan berdasarkan upanisad, Brahma Sutra, dan Bhagavad-gita. Komentar utama dari filsafat Vedanta adalah oleh cendikiawan Sankaracarya, Ramanujacarya dan Madhwacharya dan dinamakan dengan Advaita, Visistadwaita dan Madhva. 




No comments:

Post a Comment

Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top